Upaya Menurunkan Nyeri Melalui Senam Ergonomis dan Pemberian Rebusan Daun Sirsak Pasien Gout Arthritis di Desa Sekaran

Penulis

  • Lafina Widiastuti Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia
  • Novi Indah Aderita Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia

DOI:

https://doi.org/10.55181/ijms.v9i1.361

Kata Kunci:

Nyeri, Gout, Senam Ergonomis, Daun Sirsak

Abstrak

Dinas kesehatan tahun 2019 menyatakan penderita gout sebanyak 1400 dari 10 Puskesmas di Klaten, Pukesmas Wonosari sebanyak 100 kasus. Data tersebut menunjukkan gout di Kabupaten Klaten khususnya Kecamatan Wonosari masih cukup tinggi (Dinkes klaten, 2019). Gout menyebabkan masalah salah satunya adalah nyeri. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penatalaksanaan senam ergonomis dan pemberian rebusan daun sirsak dengan masalah keperawatan nyeri akut. Metode pengumpulan data dengan observasi, pengukuran, dan dokumentasi. Instrument menggunakan format asuhan keperawatan medical bedah, lembar observasi, alat GCU. Hasil penelitian didapatkan data pengkajian: subjek mengalami nyeri skala enam, nyeri karena peningkatan kadar asam urat, nyeri pada lutut, pergelangan kaki dan betis, nyeri seperti ditusuk-tusuk, nyeri hilang timbul. Data objektif: kesadaran composmentis TTV: TD: 130/90 mmHg, RR: 20 x/menit, N: 82 x/menit, S: 36,7⁰C, wajah: ekspresi pasien tampak menahan nyeri. Tindakan keperawatan meliputi melakukan pengkajian karakteristik nyeri, melakukan senam ergonomis dan pemberian rebusan daun sirsak. Setelah dilakukan asuhan keperawatan sebanyak tujuh kali kunjungan selama satu minggu didapatkan hasil nyeri menurun dari skala enam menjadi skala 3, hasil pemeriksaan asam urat menurun dengan rentang penurunan 2,2-4,3 mg/dl.   Masalah nyeri akut  teratasi dan tindakan tersebut efektif untuk mengurangi nyeri.

Referensi

Andarmoyo, S. 2013. Konsep & Proses Keperawatan Nyeri. Jogjakarta: Ar-Ruzz.

Bulechek, Gloria M., Butcher, Howard K., Dochterman, Joanne M., Wagner, Cheryl M. 2016. Nursing Interventions Classification (NIC), edisi ke-6. Philadelpia: Elsevier.

Dermawan, D. 2012. Proses keperawatan penerangan konsep & kerangka kerja. Yogyakarta: Gosyen Publising.

Desky, T. 2018. Pengaruh Aktivitas Fisik Berat terhadap Kadar Asam Urat pada Orang Dewasa Muda di Kota Medan. Jurnal Universitas Sumatra Utara.

Dinkes Provinsi Jateng. 2019. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Semarang.

Dinkes Kabupaten Klaten. 2019. Profil Kesehatan Kabupaten Klaten Tahun 2019. Klaten..

Fatriadi. 2016. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Publishing.

Helmi, Z. 2016. Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta: Salemba Medika.

Herdman, T. Heather. 2018. NANDA-I Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2018-2020. Jakarta: EGC.

Hidayat, A. A. 2014. Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep Dan Proses Keperawatan, Buku2. Jakarta: EGC.

Jaliana. 2018. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Asam Urat pada Usia 20-45 Tahun di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo.

Kemenkes RI. 2019. Badan Penelitian dan Pengambangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.Jakarta

Kurniawati, B. 2018. Hubungan Usia Dengan Kadar Asam Urat Pada Wanita Dewasa. Jurnal Akademi Kesehatan Karya Husada Yogyakarta.

Mardiana, L & Ratnasari, J. 2011. Ramuan Sirsak & Khasiat Sirsak Terbukti Secara Ilmiah Tumpas Kanker & Penyakit Lainnya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Moorhead, Sue., Johnson, Marion., Maas, Meridean L., Swanson, Elizabeth. 2016. Nursing Outcomes Classification (NOC) edisi ke-5. Philadelpia: Elseveir.

Novianti. 2015. Hidup Sehat Tanpa Asam Urat, Edisi 1. Yogyakarta: Buku Pintar.

Nuraini. 2016. Aneka Manfaat Buah dan Sayuran. Yogyakarta: Buku Pintar.

Pradyka, Tesar., Budiharto, Ichsan., Fauzan Suhaimi. 2018. Pengaruh Senam Ergonomis terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lanjut Usia dengan Gout Artritis Di Upt Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura.

Sangiran, H. 2019. Mukjizat Gerakan Shalat. Jakarta: Argomedia Pustaka.

Setyoningsih, R. 2019. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperurisemia Pada Pasien Dr. Kariadi Semarang. Jurnal Fakultas Kesehatan UNDIP.

Simamora, Roymond & Saragih, Ellyanor. 2019. Penyuluhan Kesehatan Masyarakat: Penatalaksanaan Perawatan Penderita Asam Urat Menggunakan Media Audiovisual. Jurnal Fakultas Keperawatanuniversitas Sumatera Utara.

Soeroso, Joeworo., Algristian, Hafid. 2011. Buku Asam Urat. Jakarta: NIaga Swadaya.

Sustraini, L. 2018. Asam Urat. Jakarta: Gramedia.

Tehupeiroy, E. 2006. Arthritis Pirai (Arthritis Gout) Buku Ajar Ilmu Penykit Dalam Edisi 4. Jakarta: Niaga Swadaya.

Wahyuningsih, E. 2016. Pengaruh Senam Ergonomis Terhadap Asam Urat Dengan Hiperurisemia. Di Ungaran Kabupaten Semarang: Skripsi Stikes Ngudi Waluyo.

Wratsongko, M. 2014. Pedoman Sehat Tanpa Obat Senam Ergonomis Dan Pijat Getar Syaraf. Jakarta: Mizan Digital Publishing.

WHO. 2019. Gout artrhitis https://apps.who.int/iris/bitsteam/10665254610/1/WHO-MSD-MER-2018.2. Diakses 9 Febuari 2021.

Yenrina, R & Krisnastuti, D. 2014. Diet Sehat Untuk Penderita Asam Urat, Jakarta: Panebar Swadaya.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-01-28

Terbitan

Bagian

Articles