Korelasi Penggunaan Media Sosial terhadap Sikap Antisosial pada Remaja Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sukoharjo

Penulis

  • Bangkit Ary Pratama Poltekkes Bhakti Mulia

Abstrak

Abstract : The advantage of social media is being able to provide information quickly so as to make users more dynamic and additive. The presence of social media has led to a change in adolescent attitudes. Teenagers as one of the users of social media have not been able to use wisely. Teenagers tend to be easily influenced by the environment without first considering the positive or negative impacts that will be received when using social media. Adolescent dependence on the use of social media can trigger antisocial attitudes in the community because they enjoy communicating through social media rather than face to face with friends. Research design using observational analytic research with cross sectional approach. Data collection techniques used to collect primary data using a structured questionnaire. The data obtained were then analyzed using the univariate formula (frequency distribution formula) and bivariate (Pearson product moment formula). The results showed that the use of social media is associated with the emergence of antisocial attitudes in adolescents. Correlation value of 0.528 and significance value of p (<0.001) <0.05 with the direction of a positive relationship so that the higher the level of use of social media, the more antisocial attitudes of adolescents.Keywords: use of social media, antisocial attitudes  Abstrak : Keunggulan media sosial adalah mampu memberikan informasi secara cepat sehingga membuat penggunanya semakin dinamis dan adatif. Kehadiran media sosial telah membawa kepada perubahan sikap remaja. Remaja sebagai salah satu pengguna media sosial belum mampu menggunakan secara bijak. Remaja cenderung mudah terpengaruh oleh lingkungan tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu dampak positif atau negatif yang akan diterima saat meggunakan media sosial. Ketergantungan remaja terhadap penggunaan media sosial dapat memicu timbulkan sikap antisosial di lingkungan masyarakat karena mereka lebih menikmati berkomunikasi melalui media sosial daripada bertatap lagsung dengan teman. Desain penelitian dengan menggunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan rumus univariat (rumus distribusi frekuensi) dan bivariat  (rumus Pearson product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berhubungan dengan munculnya sikap antisosial pada remaja. Nilai korelasi 0.528 dan nilai signifikansi p(<0.001) < 0.05 dengan arah hubungan positif sehingga semakin tinggi tingkat penggunaan media sosial maka sikap remaja semakin antisosial.Kata Kunci : penggunaan media sosial, sikap antisosial

Referensi

Abadi TW, Sukmawan F, Utari DA. (2013). Media sosial dan pengembangan hubungan interpersonal remaja di Sidoarjo. Kanal, 2 (1), 1-106

Ajike. (2016). The impact of social networking sites on teenagers in Negeria. International Journal of Public Policy and Administrative Studies, 11(1), 35-64

Annisa. (2016). Intensitas komunikasi melalui jejaring sosial pada remaja dengan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Psikoborneo, 4 (4), 763-772

Arnadi. 2016. Analisis Faktor Pembentuk Sikap Apatisme Mahasiswa pada Partai Politik. Bandar Lampung, Universitas Lampung, Skripsi

Ara S. 2015. Pengaruh Penggunaan Jejaring Sosial (Twitter) terhadap Sikap Asosial pada Pelajar SMA Negeri 10 Kota Tangerang. Serang, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Skripsi

Azwar S. 2011. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Mulia

Efendi A, Astuti PI, Rahayu NT. (2017). Analisis pengaruh penggunaan media baru terhadap pola interaksi sosial anak di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora, 18 (2), 12-24

Erickson. 2011. Hubungan Intensitas Mengakses Situs Jejaring Sosial dengan Kemampuan Interaksi Sosial pada Mahasiswa 2011 Fakultas Kedokteran UNS. Surakarta, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Skripsi

Hamid F. 2015. Pro-sosial, anti-sosial pengguna media sosial di kalangan generasi muda. Jurnal Ilmu Ekonomii dan Sosial, 4 (1), 50-66

Hidayatun U. 2015. Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Dukungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2014/2014. Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakata, Skripsi

Juwita EP, Budimansyah D, Nurbayani S. (2015). Peran media sosial terhadap gaya hidup siswa SMA Negeri 5 Bandung. Jurnal Sosietas, 5 (1)

Morissan. 2014. Medi sosial dan partisipasi sosial di kalangan generasi muda. Jurnal Visi Komunikasi, 13 (1), 50-68

Mulawarman. 2017. Perilaku pengguna media sosial beserta implikasinya ditinjau dari perspektif psikologi sosial terapan. Buletin Psikologi, 25 (1), 36-44

Murti B. 2010. Desain dan ukuran sampel untuk penelitian kuantitatif dan kualitatif dibidang kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Pardosi M. 2010. Buku Panduan Facebook. Dua Selaras. Bandung

Pratama BA. 2014. Hubungan Antara Penggunaan Jejaring Sosial dan Pengawasan Orang Tua terhadap Sikap Seksual Pranikah pada Remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Surakarta, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Tesis

Pratama BA. 2015. Efek penggunaan jejaring sosial terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja Di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Indonesian Journal on Medical Science, 2 (2), 56-64

Pratama BA. 2019. Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kecenderungan sikap apatis terhadap lingkungan sekitar pada siswa SMP N 1 Sukoharjo, Kec/Kab Sukoharjo, Jawa Tengah. Indonesian Journal on Medical Science, 6 (1), 51-6

Putra IPGD, Marhaeni A. (2015). Hubungan kebutuhan afiliasi dengan intensitas penggunaan jejaring sosial twitter pada remaja akhir. Jurnal Psikologi Udayana, 2 (1), 48-58

Raj AA. 2017. Perilaku Kecanduan Internet terhadap Interaksi Sosial pada Remaja di Lingkungan Kos. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi

Riyanti YAV. 2016. Hubungan Intensitas Mengakses Sosial Media Terhadap Perilaku Belajar Mata Pelajaran Produktif Pada Siswa Kelas XI Jasa Boga di SMK 3 Klaten. Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Skripsi

Rizki AI. 2017. Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram dengan Harga Diri. Surakarta, Universitas Muhammdiyah Surakarta, Skripsi

Rohmadi, A. 2016. Tips Produktif Ber-Social Media. Elek Media Komputindo. Jakarta

Saleh G. 2018. Pengaruh media sosial Instagram dan Whatsapp terhadap pembentukan budaya “alone together”. Jurnal Komunikasi, 10 (2), 103-114

Sandya AP. 2016. Hubungan Intensitas Penggunaan Jejaring Sosial dan Faktor Pendorong Kehadiran Publik terhadap Partisipasi Politik dalam Perbincangan Publik Berbentuk Meme. Semarang, Universitas Diponegoro, Skripsi

Siddiqui S. (2016). Sosial media its impact with positive and negative aspects. International Journal of Computer Applications technologi and Research, 5 (2), 71-75

Soliha SF. (2015). Tingkat ketergantungan pengguna media sosial dan kecemasan sosial. Jurnal Interaksi, 4 (1), 1-10

SupratmanLP. 2018. Penggunaan media sosial oleh digital native.Jurnal Ilmu Komunikasi, 15 (1), 47-60

Syarif N.(2015). Pengaruh perilaku pengguna smartphone terhadap komunikasi interpersonal siswa SMK TI Airlangga Samarinda. E-Journal Ilmu Komunikasi, 3 (2), 213-227

Uhls YT. (2017). Benefits and costs of sosial media in adolescence. Pediatrics, 140 (s2), 68-70

Undiyaundeye F. (2014). Impact of social media on children, adolescents and families. Global Journal of Interdisciplinary Sosial Sciens Vol. 3 (2), 1-4

Zarella D. 2010. Pengguna Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi bagi Komunitas. Universitas Sebelas Maret. Surakarta

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-07-17

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama