Aktivitas Antioksidan Fraksi Daun Pegagan (Centella asiatica (L) Urb.) dengan Metode FRAP

Penulis

  • Aristika Linda Puspita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Susilowati Susilowati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.55181/ijms.v8i2.326

Kata Kunci:

Pegagan, fraksi etil asetat, antioksidan, uji FRAP

Abstrak

Pegagan (Centella asiatica (L) Urb) merupakan tanaman Indonesia yang mengandung flavonoid, polifenol, saponin, triterpenoid dan steroid. Senyawa-senyawa tersebut merupakan antioksidan alami yang berguna bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antioksidan pada fraksi ekstrak daun pegagan. Penelitian diawali dengan ekstraksi daun pegagan menggunakan etanol 70%. Selanjutnya fraksinasi ekstrak dikerjakan secara bertingkat dengan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Ketiga fraksi yang diperoleh selanjutnya diuji aktivitas antioksidanya dengan metode FRAP. Kekuatan antioksidan dilihat dari nilai FRAP yang dinyatakan dalam mg ascorbic acid equivalent / gram sampel (mgAAE/g sampel). Kekuatan antioksidan pada masing-masing fraksi menunjukkan fraksi n-heksana sebesar 0,06210mgAAE/g, fraksi etil asetat sebesar 0,09349mgAAE/g, dan fraksi air sebesar 0,08742mgAAE/g. Fraksi etil asetat merupakan fraksi yang memiliki kekuatan antioksidan tertinggi meskipun pada uji one way ANOVA tidak menunjukkan perbedaan kekuatan yang bermakna dibandingkan fraksi n-heksana dan air.

Referensi

Artanti, Nina., Dewi, Rizna Triana, dan Maryani Faiza., Pengaruh lokasi dan Pelarut pengekstraksi terhadap kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak Pegagan (Centella asiatica L. Urb)., JKTI., Vol 16, No 2: 88-92

Benzie, I.F.F., and Strain, J.J, 1996, The Ferric Reducing Ability of Plasma as a Measure of Antioxidant Power. The FRAP assay, Analythical Biochemitical 239: 70-76

Cheng CJ, Qin LP. 2007, Chemical component of Centella asiatica and their bioactivities, J Chin intert Med, 5(3): 384-36.

Cheng CJ, Qin LP. 2007, Chemical component of Centella asiatica and their bioactivities, J Chin intert Med, 5(3): 384-36.

Kim,O.S., 2005, Radical Scavenging Capacity and Antioxidant Activity of The Vitamin Fraction In rice bran. J Food Sci. (3): 208- 213

Maesaroh et al, 2018, Perbandingan Metode Uji Aktivitas Antioksidan DPPH, FRAP dan FIC Terhadap Asam Askorbat, Asam Galat dan Kuersetin., Universitas Padjajaran, Bandung.

Punturee K., Wild C.P., Kasinrerk W., Vinitketkumnuen U. 2005, Immunomodulatory Activities of Centella asiatica and Rhinacanthus nasutus extracts, Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 6, 396-400.

Rahman, Mijanur; Hossain, Shahdat; Rahaman, Asiqur; Fatima, Nusrat; Nahar, Taslima; Uddin, Borhan and Basunia, Mafroz Ahmed; 2013, Antioxidant Activity of Centella asiatica (Linn.) Urban: Impact of Extraction Solvent Polarity, Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, Vol. 1 No. 6 2013

Salamah, Nina dan Farahana Liani, 2014, Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol herba pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) dengan metode fosfomolibdat, Pharmaciana, Vol. 4, No. 1, 2014 : 23-30.

Salewa, W., Runtuwene, M.R.J., dan Citraningtuas, Google., 2013., Kandungan Flavonoid dan Kapasitas Antioksidan Total Ekstrak Etanol Daun Binatang (Anreedera cordifolia (ten)Steenis.)., Jurnal Ilmiah Farmasi., 2 (1), 18-22

Sutardi, 2017, Kandungan Bahan Aktif Tanaman Pegagan Dan Khasiatnya Untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh, Jurnal Litbang Pertanian Vol. 35 No. 3: 121-130

Winarsi, H., 2007, Antioksidan Alami dan Radikal Bebas: Potensi dan Aplikasinya dalam Kesehatan, Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Vijayalakshmi, M., and Ruckmani, K. 2016. Ferric Reducing Anti-oxidant Power assay in Plant Extract. Bangladesh Journal of Pharmacology. (11). pp.570-572.

Diterbitkan

2021-07-15

Cara Mengutip

Puspita, A. L. dan Susilowati, S. (2021) “Aktivitas Antioksidan Fraksi Daun Pegagan (Centella asiatica (L) Urb.) dengan Metode FRAP”, Indonesian Journal on Medical Science, 8(2). doi: 10.55181/ijms.v8i2.326.

Terbitan

Bagian

Artikel