Penatalaksanaan Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit Umum Daerah Wonogiri

Penulis

  • Wulandari Agustina Poltekkes Bhakti Mulia
  • Tri Suwarni Poltekkes Bhakti Mulia

Abstrak

Abstract  : Pregnancy is a physiological process many changes that occur during pregnancy such us physiological anatomical changes such us uterine enlargement, breast enlargement, as wellas increased HCG, estrogen and progesterone hormones. Hyperemesis gravidarum 2015 by 16,31% and increased by 2016 by 18,15%. Hyperemesis gravidarum is the 2nd largest case of 239 cases by 2015 and 301 cases by 2016 in the regional hospitals Wonogiri. Objective: The aim of this study in order to under take the management ofthe care of pregnant women with severe hiperemesis gravidarum management in a comprehensive manner by using the 7 step Varney. Methods:Using a descriptive observational research method with a case study approach. Patients of Ny. D had 5% dextrose infusion therapy, 4 mg/8 hours ondancentron injection, 50 mg/8 hours ranitidine injection, 125ml 3 x 1 syrup antacid for 2 days so that the general condition of mother and fetus was good. Conclusion: Midwifery caregiven topregnant womenNy. DG1P0A0Age 24 Years Pregnant11+4weeks with hiperemesis gravidarum at the General Hospital Wonogiri has been carried out effectively and in accord ance with existing theory.Keywords  :Pregnancy, Hiperemesis Gravidarum, Midwifery Care Abstrak : Kehamilan merupakan proses yang fisiologis, banyak perubahan yang terjadi selama kehamilan seperti perubahan anatomi fisiologi contohnya pembesaran uterus, pembesaran payudara, serta terjadi peningkatan HCG, hormone estrogen dan progesterone. Hiperemesis gravidarum tahun 2015 sebesar 16,31% dan meningkat pada tahun 2016 sebesar 18,15%. Hiperemesis gravidarum merupakan kasus ke 2 terbesar dari 239 kasus pada tahun 2015 dan 301 kasus pada tahun 2016 di Rumah Sakit Umum Daerah Wonogiri. Penelitian ini bertujuan agar dapat melakukan penatalaksanaan asuhan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum secara komprehensif dengan menggunakan manajemen 7 langkah Varney. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian: Pasien Ny. D telah dilakukan terapi infus dextrosa 5%, injeksi ondancentron 4 mg/8 jam, ranitidine 50 mg/8 jam, antasida syrup 125 ml 3x1 selama 2 hari sehingga keadaan umum ibu dan janin baik. Asuhan kebidanan ibu hamil yang diberikan pada Ny. D G1P0A0 Umur 24 Tahun Hamil 11+4 Minggu dengan hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Wonogiri sudah berjalan dengan efektif dan sesuai dengan teori yang ada.Kata Kunci :Kehamilan, Hiperemesis Gravidarum

Referensi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri. 2016. Data RMIK RSUD Wonogiri.Wonogiri.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri. 2016. Profil Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Wonogiri.
Kuswanti, I. 2014. Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Manuaba, I.B.G. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.
¬Mitayani. 2009. Asuhan Keperawatan Maternitas. Salemba Medika Jakarta
Nursalam. 2008. Proses dan Dokumentasi Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Prawirohardjo, S. 2007. Ilmu Kebidanan. Perpustakaan Nasional : Katalog Dalam Terbitan (KTD). Jakarta: PT Bina Pustaka.
Rukiyah, A.Yuliayanti. 2010.Ilmu Kebidanan IV (Patologi Kebidanan). Jakarta: TimTrans Info Media.
Runiari, N. 2010.Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Hiperemesis Gravidarum: PenerapanKkonsep dan Teori Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI).2012. Profil Kesehatan Indonesia.Jakarta : Kemenkes RI.
Syaifuddin. 2009. Anatomi Tubuh Manusia Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.
Varney, H. 2007. Verney Midwifery. Jakarta: EGC.
Wiknjosastro. 2010. Ilmu Bedah Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Yulianti, D. 2005. Buku saku manajemen komplikasi kehamilan dan persalinan. Jakarta : EGC

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-07-17

Terbitan

Bagian

Artikel