Permainan Dakon Sebagai Terapi Pikun (Demensia) Pada Lanjut Usia

Penulis

  • Tutik Yuliyanti Poltekkes Bhakti Mulia

Abstrak

Abstract: Efforts to prevent and treat senile dementia need to be done through increased cognitive activity by reminding the past events of traditional games. Dakon games can remember long-term and short-term memory that can hone the cognitive abilities of the elderly. The purpose of this study to analyze the influence of dakon game against dementia / senility disorder in elderly in Sukoharjo regency. Subject and Method: The design of quasi experimental research using nonequivalent control group design. Sampling technique Puposive Sampling with elderly number of 15 people for experiment group and 15 people for control group. The sample is done pretest and post test with MMSE and SPMSQ examination. The data analysis technique used is paired samples t-test.Results: There is an effect of dakon game on senile dementia (CI: 95%, p = 0,000) with t-count of -27493 and significance value of 0.010 (p <0.005).Conclusion: Dakon game affect the dementia / dementia disorder in elderly.Keywords: game dakon, dementia, elderly  Abstrak: Upaya pencegahan dan terapi demensia senilis perlu dilakukan melalui peningkatan aktivitas kognitif dengan mengingatkan kejadian masa lalu yaitu permainan tradisional. Permainan dakon dapat mengingat memori jangka panjang maupun jangka pendek yang dapat mengasah kemampuan kognitif lansia. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh permainan dakon terhadap gangguan demensia/pikun pada lansia di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Desain penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan  rancangan penelitian nonequivalent control group design. Teknik sampling Puposive Sampling dengan sampel sejumlah 15 lansia untuk kelompok eksperimen dan 15 lansia untuk kelompok kontrol. Sampel dilakukan pretest dan post test dengan pemeriksaan MMSE dan SPMSQ Teknik analisis data yang digunakan adalah paired samples t –test. Hasil : Ada pengaruh permainan dakon terhadap gangguan pikun/demensia (CI : 95%, p = 0,000) dengan harga t hitung sebesar -27493 dan nilai signifikasi sebesar 0,010 (p < 0,005). Simpulan : Permainan dakon berpengaruh terhadap gangguan pikun/demensia pada lansia.Kata Kunci : permainan dakon, pikun, lansia.

Referensi

Anurogo, Dito. 2014. 45 Penyakit dan Gangguan Saraf Deteksi Dini & Atasi 45 Penyakit dan Gangguan Saraf. Yogyakarta: Rapha Publishing
Azizah, Lilik. 2011. Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu
Bherer, L., Erickson,K.I.,Ambros.T.L. 2013. ReviewArticle AReview of the Effects of Physical Activity and Exercise on Cognitive and Brain Function in Older Adults. Hindawi Publising Corporation Journal of Aging research Volume 2013, Article ID 657508.http://dx.doi.org/10.1155/2013/657508
Ibrahim, A. 2011. Gangguan Alam Perasaan. Tangerang.: Jelajah Nusa
Indra, P. 2010. Manajemen Modern dan Kesehatan Masyarakat. http://www.medicinenet.com/dementia_pictures_slideshow/article.htm
Jett, T. A. 2014. Gerontological Nursing and Healthy Aging Fourth Edition. US America: Mosby Elsevier
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2015. Strategi Nasional Penanggulangan Penyakit Alzheimer dan Demensia lainnya : Menuju Lanjut Usia Sehat dan Produktif
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pusat Data dan Informasi. Jakarta Selatan: Kementrian Kesehatan RI
Khasanah, N., & Ardiansyah, M. 2012. Hubungan antara Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Penurunan daya Ingat pada Lansia. Mutiara Medika, 150-154
Komalasari, R. 2014. Domain Fungsi Kognitif Setelah Terapi Stimulasi Kognitif. Jurnal Keperawatan Indonesia Volume 17 No.1 hal 11-17 ISSN 1410-4490, eISSN 2354-9203
Maramis, Willy F. 2009. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga University Press
Mujahidullah, Khalid. 2012. Keperawatan Geriatrik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Muttaqin, Arif. 2008 . Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Persyarafan . Jakarta : Salemba Medika
Nasrun, Martina. 2010. Buku Ajar Psikiatri. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Patricia. J. W, P. Aristarchus, S. P. Ryan. 2016. Perancangan Board Game sebagai Media Terapi Penyakit Demensia Ringan pada Lansia. Desain Komunikasi Visual
Sholikhah. N. F. 2016. Permainan Tradisional 3 Jadi Terhadap Progresifitas Demensia Pada Lansia Di Kabupaten Mojokerto. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya
Sujarno, S., Galba, T., Larasati, Isyanti. 2013. Pemanfaatan Permainan Tradisional dalam Pembentukan Karakter Anak. Yogyakarta: BPNB
Sihombing. 2011. Menopause pada Lansia. Jakarta .FK.UI
Spector,A.Orrell,M.Woods.B. 2010. Cognitive Stimulation therapy (CST): Effects on different areas of cognitive function for peoplewith dementia. International Journal Geriatric Psychiatry, 25,1253-1258.Doi: 10.1017/S1041610212001822
Wibowo, A.S. 2007. Manajemen Demensia Alzheimer dan Demensia Vaskuler. http://abgnet.blogspot.com/2007/09/manajemen-demensia-alzheimer-dan.html .
Wilkinson, Judith M. 2012. Buku Saku Diagnosis Keperawatan : diagnosis NANDA, intervensi NIC, kriteria hasil NOC.Jakarta: EGC

Cara Mengutip

Tutik Yuliyanti (2018) “Permainan Dakon Sebagai Terapi Pikun (Demensia) Pada Lanjut Usia”, Indonesian Journal on Medical Science, 5(2). Tersedia pada: http://ejournal.poltekkesbhaktimulia.ac.id/index.php/ijms/article/view/150 (Diakses: 5 April 2025).

Terbitan

Bagian

Artikel