Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Kadar Total Fenolik Ekstrak Daun Singkil (Premna corymbose Rottl et Wild)

Penulis

  • Margareta Retno Priamsari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera
  • Putri Marsela Danti Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55181/ijms.v9i1.349

Kata Kunci:

Premna corymbose, kadar total fenolik, metode pengeringan, asam galat, Follin Chiocalteu

Abstrak

Daun singkil (Premna corymbose Rottl et Wild) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, saponin, tanin triterpenoid / steroid dan senyawa fenolik.  Senyawa fenolik memiliki aktivitas antioksidan, antitumor, antiviral dan antibiotik. Proses pengeringan terhadap simplisia akan berdampak pada kandungan senyawa fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kadar total senyawa fenolik pada ekstrak daun singkil. Jenis penelitian adalah eksperimental. Metode pengeringan simplisia daun singkil dilakukan menggunakan oven pada suhu 50°C dan dikeringkan angin. Metode ekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penentuan kadar total fenolik dilakukan dengan metode kolorimetri menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi Follin Chiocalteau dan senyawa asam galat sebagai standar. Kurva kalibrasi dibuat 5 deret konsentrasi yaitu 6,8,10,12, dan 14 ppm. Absorbansi dihitung pada panjang gelombang 662,85nm dan hasil pembacaan digunakan sebagai penentu kadar total fenolik ekstrak daun singkil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan dapat mempengaruhi kadar total fenolik ekstrak daun singkil secara signifikan. Kadar total fenolik ekstrak daun singkil menggunakan metode kering angin sebesar 13,37±0,00% sedangkan pada metode pengeringan oven 50oC sebesar 10,64±0,00057%.

Referensi

Apak, R., Cuclu, K., Demirata., N., Ozyurek, M., Celik, S.E., Bektasoglu, B. Berker K.I & Ozyurt, D. 2007. Comperative Evaluation of Various Total Antioxidant Capacity Assay Applied to Phenolic Compounds with The Cupract Assay. Molecules, 12:1496-1547.

BPOM, 2013, Pedoman Cara Pembuatan Simpliasi yang Baik, BPOM RI, Jakarta.

Chun, O.K., Kim, D.O., dan Lee, C, Y., 2003, Superoxide Radical Scavenging Activity of The Major Polyohenols in Fresh Plums. Journal Agric Food Chem, 51(27):8067-72.

Dylla, H. Dyah, P., Ni Luh. 2019, Effect of Drying towards the Total Phenol and Antioxidant Capacity of Arabica Coffee Rind (Coffea arabica L), Bali: Fakultas Ilmu Kesehatan Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura.

Fauziah, L., 2008, Studi Dimerisasi Asam, FMIPA, Universitas Indonesia, Depok.

Herlinda, A., Malik, A., Najib, A., 2012, Penetapan Kadar Fenolik Total dari Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Berwarna Ungu Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis., Jurnal Fitofarmaka Indonesia, Vol. 3 No.1.

Liya. Handayani, F., Supriningrum 2016. Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Daun Singkil (Premna corymbosa Rottl & Willd). Karya Tulis Ilmiah. Samarinda: D-III Farmasi Akademi Farmasi Samarinda.

Muller, J., Heindl. 2006. Drying Of Medical Plants In R.J. Bogers, L.E.Cracer, and D Lange (Eds), Medical and Aromatic Plant, Springer, The Netherland, p.237-252.

Nafisah, Dzurratun., Tri D.W., 2018. Kajian Metode Pengeringan Dan Rasio Penyeduhan Pada Proses Pembuatan The Cascara Kopi Arabika (Coffea arabica L.). Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 6: 3, 37-47

Pramono, S. 2006. Penanganan Pasca Panen dan Pengaruhnya terhadap Efek Terapi Obat Alami. Prosiding Seminar Nasioal Tumbuhan Obat Indonesia XXVIII, Hal 1-6.

Ravinder. S. C, Nelson. R, Krishnan. P.M, dan Pargavi. B., 2011. Identification of Volatile Constituents From Premna serratifolia L. Journal of PharmTech Research. Vol. 3

Singleton, V.L., Rossi, J.A., 1965, Colorimetry of Total Phenolics with Phosphomolybdic-Phosphotungstic Acid Reagent, Am. J. Enol. Vitic, Vol.16, 144-158

Vadivu, R., Suresh, A. J., Girinath, K., Kannan, P. B., Vimala, R., dan Kumar, N. M. S. 2008. Evaluation of Hepatoprotective and In-vitro Cytotoxic Activity of Leaves of Premna serratifolia Linn. Journal of Scientific Research Publications. Department of Pharmacognosy, College of Pharmacy, Madras Medical College, Chennai-03, India.

Vermerris, W, Nicholson, R. 2006. Phenolic Compound Biochemistry. Spinger, Dordrecth.

Voight, R. 1995. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Penerjemah:Soendani Noerono Soewandhi. UGM Press. Yogyakarta. Hal 561; 567-569; 577.

Widia, Ningsih. 2007. Evaluasi Senyawa Fenolik (Asam Ferulat dan Asam p-Kumarat) Pada biji, Kecambah & Tempe Kacang Tunggak (Vigna unguiculata), Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-01-28

Terbitan

Bagian

Articles